mau lagi? Aku lupa sekolah , ampuun gimana nih”,Sejenak aku berpikir dan segera kutelepon Tante Fifi“Selamat pagi?”, suara operator
“Ya Pagi , Bu Fifi ada?”
“Dari siapa, pak?”
“Bilang dari Sonny, anaknya ”
“Oh Mas sonny”
“Huh dasar sok akrab”, umpatku dalam hati
“Saya, Tante ”
“Eh kamu sayang , gimana? Bokep tobrut Dadaku seperti pecah , mukaku mulai memerah Aku sampai lupa di bawah sana adik kecilku mulai melembek turun Dengan segala sisa tenaga aku beranikan diri membalas pandangannya, memaksa diriku mengikuti senyum Nyai Fifi isteri pak Kiayi itu, Dan , astaga , perempuan cantik ini menuntun telapak tanganku ke arah payudaranya yang menggelembung besar itu Oooh lembutnya“Ta , ta , tante , oohh”, suara itu keluar begitu saja dari bibirku, dan Tante Fifi hanya melihat tingkahku sambil tersenyumAdikku bangun lagi dan langsung seperti ingin meloncat keluar dari celana dalamku Istri pak Kiayi itu melotot ke arah selangkanganku“Waawww , besar sekali punya kamu Di”, serunya lalu secepat kilat




















