Saat itu calon suami Dina belum pulang dari luar kota dan di rumah saat itu hanya ada ia dan seorang pembantunya yang sedang menjaga anak-anaknya. Lalu tangan sang dukun membuka paha Dina yang mulus terawat itu. Bokepindo Lalu sang dukun tangannya turun ke perut dan ke selangkangan Dina. “Sekarang sebaiknya kita ngomong-ngomong saja dulu menunggu waktu,” kata sang dukun.“Baiklah Mbah,” lalu Dina mempersilakan sang dukun keluar kamar. Atas saran mbah dukun supaya Dimas kembali maka Dina harus memakai jimat yang akan dibuatkannya, asal Dina mau menjalani syarat-syaratnya dan itu semua terpulang kepada Dina. Sedang jimatnya telah dioleskan pada seluruh bagian-bagian tubuh Dina.Lalu tibalah saat untuk memasukkan keampuhan jimatnya, maka sang dukun minta kepada Dina untuk mau bersengggama karena jimat itu tidak akan bisa dipakai jika Dina tidak melakukan senggama dengan dukun itu. Mereka berangkat pagi harinya. Saat itu calon suami Dina belum pulang dari luar kota dan di rumah saat itu




















