Devi berharap diantara suku asmat tersebut ada yg cukup mengerti untuk melaporkannya ke pihak berwajib.Hari ketiga , Devi mulai tak nyaman dengan tempat berlindungnya. Bokep china si gendut dengan kasar menjilati dan menyedot vagina Devi , sementara kedua tangannya tak lepas dari buah dada ranum itu, ia remas dan cubiti putingnya, membuat Devi amat kesakitanDevi sempat beberapa kali mecoba meronta, namun dengan tangan terborgol , ap yg bisa dia lakukan..? sedikit banyak ia mulai menikmati mulut basah codet di buah dadanya, bergantian kiri dan kanan. Suhu di hutan itu pada siang hari bisa mencapai 38 derajat celcius, pakaian Devi kini seolah telah menempel pada kulitnya langsung. Satu jam berjalan, Devi sudah bermandikan keringat, gaunnya sudah tercetak menempel di tubuhnya, ia pun beristirahat sejenak. sebuah pondok di kejauhan membangkitkan lagi semangatnya, ia bergegas menuju kesana, di dinding pondok tersebut tercetak nama sebuah perusahaan penambang emas di papua.Dengan panik Devi menggedor pintu pondok tersebut.




















