Hampir saja aku menangis namun tiba-tiba ada seorang pria muda mengahmpiriku.Kemudian berkata dengan kerasnya ” Kamu Finta kan…?” katanya dan akupun mengganggguk, dia menarik tanganku dari tempat itu tanpa menghiraukan teriakan laki-laki tambun itu. Bokep tobrut ” Kataku dan dia jawab ” Aku tahu kamu lagi butuh.. Setelah itu aku sarapan dan kembali ke kamar kostku, sampai di sana aku kembali merenung apa aku salah jika harus mengambil keputusan ini. Tapi karena belum mendapat pekerjaan juga akhirnya uangku habis dan aku menjadi kebingungan di buatnya karena di sana akupun tidak mengenal siapappun.sampai akhirnya aku mencoba meminjam pada ibu warung yang ada di tempat kosku, dan dia meminjamkannya tapi aku harus memberikan KTPku padanya. Mungkin dia sedang tidur akhirnya aku pergi menuju kamarku kembali namun tidak jauh dari kamar mbak Gina, aku melihat dia baru datang ” Hei.. sudah pake aja..




















