Saya merasa tegang juga melakukan hal yang biasa kulakukan dengan Erick kini kulakukan dengan Pak Yudhi, guruku.Tak lama kemudian, Pak Yudhi keluar dengan mengenakan kaus tanpa lengan dan celana panjang. Pak Yudhi mengusap air mataku dengan tissue.“Tenang saja, San. Bokepindo Aku semakin terbakar gairah.Bajukupun satu persatu ditanggalkan. San, apa kamu tahu kalau selama ini di kelas Bapak selalu memperhatikanmu. Penisnya yang besar memasuki vaginaku yang masih sempit karena masih perawan.Setelah dia mendesak masuk dengan sekuat tenaga, penisnya baru masuk 1/2 bagian. Aku sudah menangis kesakitan. Karena kami takut kalau – kalau sampai keterusan. Tapi apakah Bapak akan melakukan Penetrasi? Kemudian dia menyodorkan penisnya diantara kedua belahan dadaku.Akupun meremas penisnya dengan menggunakan vaginaku. Demikian juga dengan Yudhi.Penisnya terlihat menonjol dengan hanya dibalut dengan celana dalam berwarna hitam.




















