“janji deh, lusa aku milikmu, seharian atau sehari semalam juga nggak apa” kataku sudah mulai lemah posisiku, tapi dia tetap bersikeras.Karena sama sama bersikeras, akhirnya sama sama gagal, kulihat tatap kekecewaan dimatanya begitu juga aku, harus memendam kedongkolan, dasar laki laki tak mau mengalah sedikitpun.Awas kalau lusa jadi, akan kukerjain kamu, janjiku dalam hati.Setelah menyelipkan 20 ribuan pada petugas valet yang sudah kukenal, kupacu mobilku menuju tempat kost. “kalau mbak memang berminat, aku bantu deh, jangan khawatir”Pembicaraan terpotong saat Pak Toni keluar kamar mandi dengan tubuh berbalut handuk.“eh kamu udah datang rupanya” katanya kaget, aku yakin dia pura pura karena rasanya nggak mungkin dia tak tahu. Bokep mom “yaaaa, jam segitu kan lagi rame ramenya, apalagi biasanya hari begini kan ladi’s night” protes Lita tapi suaminya tetap bersikukuh. “nggak usah, wanita secantik kamu sendirian di lobby bisa berbahaya, mengundang para hidung belang, disini aja dan anggap rumah sendiri” cegahnya sambil menggandeng suaminya




















