Aku tidak menyangka nasibku malah berakhir di tempat seperti ini. Bokep asia Perih banget rasanya. Sepertinya bagian dalam tubuhku benar-benar jadi bersih sekarang.“Makasih bapak-bapak… nghh… udah bersihin Mita… Mita senang” ucapku dengan nafas masih tersengal-sengal.“Sama-sama, hahaha”“Nah jadi gitu, sebelum nanti kamu dibunuh, kamunya akan dibersihin seperti ini… udah paham kan? Merekapun setuju. Ujung pisau itu dengan cepat digoreskan ke telapak tanganku. Atau bapak mau bunuh Mita sekarang?” tanyaku pada pak Jun sambil memeluk tangan kanannya. Kenapa sih aku ini!? Aku terkejut dengan apa yang aku liat. Kok bisa sampai orgasme!?Setelah di leher, pisau itu terus digesekkan turun seakan membelah perutku, lagi-lagi aku dibuat orgasme. Bunuh aja Mita sekarang… mau Mita ambilin pisaunya??” tawarku.“Kamu jangan godain saya ya… beneran saya bunuh kamu nanti….”“Ayo ayo pak bunuh Mita… nih nih….” balasku sambil menengadahkan kepala menghadapkan leherku padanya, tanda bersedia disembelih sekarang olehnya.“Ya ampun kamu ini… saya beneran pengen bunuh kamu sekarang lho…”“Mita juga gak




















