Untung aku masih bisa buat alasan yang bisa yakinkan dia” kataku menceritakan kegiatan kami di rumah saat ia menelpon tadi.“Kamu betul-betul bersifat ular dan masih licik seperti dulu. Bokep china Ternyata sifatmu tidak banyak berobah, meskipun usiamu sudah lanjut. Apa jadinya kira-kira jika istrimu tahu soal pertemuan kita di wisma ini. “Maaf aku tidak pernah miliki watak seperti itu, lalu anda ini siapa?” kataku benar-benar bingung dan tidak tahu bicara dengan siapa. Aku sama sekali tidak bisa merasakan kebahagiaan dan kenikmatan yang sama ketika kita belajar bersama di rumahmu tempo hari” sambungku sambil memeluk tubuhnya, malah membelai rambutnya yang agak panjang dan terasa harum. Rasanya aku tak mau malam itu berlalu dengan cepat, tapi itulah hidup dan fitrah yang harus diterima oleh setiap insan.. Kami bagaikan mayat telanjang yang terbaring berdampingan di atas tempat tidur.




















