Kita selalu makan bareng dan nonton TV bareng. Bokep barat Semangatku langsung bangkit dan pelan-pelan, aku menaruh kursi di kamar mandiku untuk memanjat ke atap. Sambil bercanda aku bilang, “Kalau lagi pegel paling enak di pijat, gitu-gitu aku pintar pijat lho…”
Ternyaata tidak disangka-sangka Santi menjawab, “Beneran nich, tolong dong pijatin aku.. Capek nggak?” tanyaku. Putih…, dan Santi cuma diam. kali ini cuma berjarak sekitar 1 m dariku, tapi karena masih polos, aku tidak berani berbuat sesuatu. Tidak terlalu lebat, dan menurutku termasuk tipis, tapi siapa yang peduli.Aku ngintip terus, sampai dia sirami badannya dengan air, lalu mengelap badan, memakai CD warna putih, celana pendek, dan kaos, tanpa BH. Dasar lagi beruntung, aku melihat lubang kecil di atap kamar mandinya. Karena sering tidak ada kesibukan, aku sering nongol dan numpang nonton TV di kamarnya.




















