Pada waktu makan siang Andre kembali datang ke standku, sambil membawa setangkai mawar yang langsung diberikan kepadaku.Hatiku pun kembali berbunga dan segera melupakan sakit kepala yang sebelumnya aku rasakan. Bokepindo Sekilas aku mendengar bahwa mereka sedang membicarakan aku. Sekitar jam delapan malam, pintu kamarku diketuk dengan pelan. Sementara aku belum selesai berpakaian. Aku hanya tertawa, sambil menggodanya bahwa dia terlalu banyak berharap.Menjelang siang hari aku memberitahu Andre bahwa aku ada tamu penting dan tidak bisa ikut makan siang. Kali ini kami berdua makan siang berdua di sebuah restoran, di sana cukup ramai karena pengunjung dan karena musiknya. Setelah makanan habis aku kembali berdiri di depannya, kemudian aku berjongkok.Membuka kancing celananya dan mencari apa yang aku mau. Dia berjanji akan menelponku nanti malam setelah pameran tutup.Setelah pameran hari pertama berakhir, kami berjanji untuk makan bersama di salah satu restoran di kota.




















