Fitria memandangku dengan pandangan menyelidik dan berkomentar Ach yang benar ? Bokep tobrut Mulutku langsung menuju ke vaginanya., namun kepalaku ditahan oleh tangan Fitria sambil berkata jangan mencium vaginaku Wan aku malu.. Kemudian dia melakukan sembahyang dan dilanjutkan dengan berdoa memohon ampun atas dosa-dosa yang dilakukannya. Tanganku yang masih mempermainkan buahdadanya, aku arahkan kebawah untuk menarik baju longgarnya keatas sehingga celana dalamnya terlihat dan aku susupkan tanganku ke balik cd-nya dan mulai mengorek-ngorek liang vagina Fitria yang sudah basah dilamuri oleh lendir berpasir yang khas milik Fitria dan terkadang aku permainkan klitorisnya.. Sebenarnya sejak Fitria sering curhat padaku, dihatiku sudah timbul rasa suka dan sayang padanya.Bukan rasa sayang sebagaimana layaknya sahabat tapi lebih dari itu rasa sayang terhadap seorang kekasih. yang terus memancurkan air membasahi tubuh kami berdua. Sehingga akhirnya teman Fitria kembali ke mobil dan meninggalkan kantorku.Setelah mereka pergi aku pergi menuju pintu ruang kerjaku untuk mengunci dari dalam sehingga aku










