Selang 99 menit lantas Qiu Qiu dijemput bapaknya dengan sepeda motor. Dengan bergegas aku mandi dan tak tak sempat bersiap guna tampil sebaik barangkali dihadapannya.Tak tak sempat aku pun berpamitan dengan orang tuanya yang baru terbit dari dalam rumah. Bokepindo Di saat mendekap Qiu Qiu, aku kembali menikmati adanya benda kenyal yang menempel ke dadaku. Mulai dari guru, tukang kebun, kakak kelas, hingga adik ruang belajar juga. Nama saya Sakong, saat tersebut tujuanku yang kesatu ialah adaptasi dengan lingkungan dan bahasa. Kutahu sebentar lagi Qiu Qiu dijemput. Saatnya bertemu Qiu Qiu dan mengantarkannya pulang, pikirku. Diselingi dengan candaan yang kulontarkan merasa nyaman ngobrol denganku. “Boleh, tapi tidak boleh lama-lama ya.” jawab Qiu 99 Kiu. Aku langsung mengarah ke kasir dan menunaikan pesananku tadi kemudian kamipun mengemudikan motor lagi. Hanya terdapat aku dan seorang adik ruang belajar yang memang diminta muncul oleh guru Bahasa Inggris kami guna ikut belajar ekstra .Pertama kali




















