Si Kumis berjalan dengan cepat masuk ke dalam ruangan tertutup di pojok lorong tak jauh dari WC.Ruangan yang tak lebih dari 3 x 3 meter itu sangat terang dan seluruh temboknya dilapisi cermin setinggi 2 meter dari lantainya. Matanya menatap tajam Sherly. Bokep jepang Aku dapat melihat istriku menjatuhkan kedua tangannya ke sisi tubuhnya. Sherly tetap memejamkan matanya dengan alis sedikit mengkerut, sama seperti tadi.Sherly tidak mengeluarkan sepatah kata pun sejak tadi masuk ke dalam ruangan itu. Si Kumis berjalan perlahan menghampiriku lalu bergerak ke arah Sherly. Karena tak mau melihat dirinya merajuk lagi, akhirnya aku menerima penjelasannya dan meminta maaf karena telah berpikiran seperti itu.Sebenarnya di dalam otak, logikaku terus berputar. Ia menghadap tembok namun pada sisi yang berbeda dengan tembokku.Lalu si Brewok menarik tanganku agar kedua telapak tanganku menempel di tembok cermin dan merenggangkan kakiku.




















