Kenapa?”“Om baik.”“Apa lagi?”“Om ganteng”.“Andi kan juga ganteng?”“Om lebih ganteng dan lebih tinggi … dan macho.” Dia kembali tersenyum genit memandang ke wajah, lengan dan dadaku. “Om!!” kulihat dia melambai dari jarak enam meter. Bokep colmek Aku tak bisa menunggu lama, birahiku yang menggelegak minta dituntaskan.“Om lanjutkan ya sayang?” Dia tidak menjawab. Tapi rasanya Mita betul-betul kesel banget waktu itu. Apa saya harus mengandung anak tanpa bapak ini sembilan bulan lalu dicemplungkan di kali?” Aku tak dapat menahan tawa dan dia juga jadi ikut tertawa dalam tangis.“Kenapa tanpa bapak? Ada anak pengasong yang tiba-tiba nyebrang dan tertabrak.”“Bagaimana dia?” aku khawatir, keponakanku bisa dapat masalah besar. Buru-buru dia minum air es.Tiba-tiba aku ingat sesuatu. Biarlah mereka mengejek saya perek”.“Kamu sudah bayar uang sekolah lunas?”“Sudah Om.”“Dan bayar uang ujian?”“Juga sudah Om.”“Om akan minta tolong bapaknya Andi untuk menggertak kepala sekolah itu supaya kamu dibolehkan ikut ujian.




















