Aku tidak munafik sebagai laki-laki, Bu Lina adalah idamanku, sebagai variasi menu selain menu istriku. Aku hanya penasaran aja melihat pasangan yang tidak seimbang itu. Bokep indo Lampu memang sudah aku redupkan . Akhirnya aku berkeputusan untuk menemui Pak Bardi langsung dengan alasan main catur. “Apaan sih,” kataku agak penasaran.“ Gini lho pa, tapi janji jangan marah ya, papa harus bener-bener pegang janji lho,” kata istriku. Begitu aku bertemu Pak Bardi, dia langsung aku salami dan ku katakan, aku siap menolong. Menurut pembicaraan ngrumpi mereka ternyata Pak Bardi sudah hampir 2 tahun tidak bisa ereksi, akibat penyakit gula. Begitu lagu selesai, istriku bertepuk kecil. Mereka pun memangil kami mas dan mbak. Mulanya terasa sangat gelap, tetapi lama-lama mata kami mulai bisa menyesuaikan, meski pemandangan tidak begitu jelas. Aku sudah minta kepada Lina agar dia mengajari cara-cara oral, sehingga meski Pak Bardi gak sanggup penetrasi, tapi masih bisa melayani istrinya dengan oral.




















