Tangan Tejo perlahan naik menyentuh selangkangan Sherry yang ditutup celana dalam pink itu.“Jangan Pak!! ampun Kak!! Bokep china Sherry hanya bisa mendesah pasrah sambil menikmati rangsanganku. Aku pun mulai menjalankan rencana ku.“Kak, sampai kapan Sherry mesti nunggu disini?”“Udah tunggu aja, sebentar lagi!!”Sherry mulai kelihatan cemas, ia mulai curiga terhadapku.“Sudah beres Non” Tejo si penjaga sekolah melapor padaku.“Oke” jawabku.Rencana ini sudah kusiapkan dengan matang, sampai aku membayar 4 penjaga sekolah untuk mau bekerja sama denganku, bukan hal yang berat bagiku, aku anak orang kaya.“Ya udah, ikut gue sekarang!!” perintahku untuk Sherry.Dengan ragu-ragu, Sherry mengikuti aku, Lea dan Manda. Selama hampir 5 menit kupacu tubuh Sherry, dan tiap detik pun kurasakan kenikmatan dan rasa dendam yang terbayar.Di tengah deru nafasku yang saling memacu dengan nafas Sherry, tiba-tiba kumerasa sesosok tubuh besar memelukku dari belakang. Perlahan Tejo mendaratkan tangannya menyentuh payudara Sherry, Sherry menjerit ketakutan. Perlahan jari tangan Tejo menyolok-nyolok vagina Sherry, dan makin lama




















