Teh Renny memilih ukuran 38C, tapi ia tampak bingung. “Bolehbagus yang model mana?”
“Warnanya sih udah ok. XNXX jepang Besar, panjang, putih dengan urat2 halus di sebagian tubuh buah dadanya. “Ohh”
“Kenapa kaget gitu Jun?”
Teh Renny orangnya supel. “Masa sih Teh? SAmbil kupeluk, bh itu tampak sempurna. Entah kenapa mataku spontan melirik ke bagian dada yang tertutup baju itu. “Oh ya Jun, Teh minta lagi dong bh2 itu. Janda itu mencubit lenganku. Aku biarkan ia mengendalikan situasi.Usai berciuman, ia melepas penutup kepalanya. “Mungkin..kamu aneh2 ajatergantung”
Aku menatapnya erat2. Kelihatan tidak membusung alias datar2 aja. “Gak ada Teh, Mama masih di Bandung. Benarkah benda di dada itu sebesar itu? Aku gemas sampai bh itu nyaris terlepas karena tanganku. Celana jins itu dilepasnya pelan2. Kasihan capek kan?”
Sepasanng mata mungil itu menatapku sendu. Dia begitu pintar.




















