Kami kemudian setuju, Alex menjauhi keluargaku, namun aku harus mengenakan identitas baruku. Bokep asia “Hei, Madona, pelangganku bilang kamu sedang sakit berat, ini saya bawakan dokter, biar lekas sembuh ya”, kata Alex sambil menyuruh dokter itu memeriksaku. Langkah lemahku terus ku paksakan hingga gerbang rumah. “Tangkap kakinya!”, perintah salah satu pria. Sedang pria yang membukakan pintu kemudian langsung menarik tanganku untuk menuju ke ranjang. “Saya akan siapkan obatmu lagi”, kata dokter itu yang terlihat sedikit salah tingkah. Dendam Alex berasal dari masa lalu ku, perselisihannya dengan Herman, suamiku, membuat derita tanpa ujung. Kini mereka secara bergiliran menggenjotku dari lubang anusku. “Oh, sudah bangun?..”, tanya dokter yang juga terbangun. Dokter yang baik dan hebat, aku yang sudah pasrah dengan penyakitku kini memiliki sedikit harapan.“Setelah kamu sembuh, aku akan meninggalkan tempat ini, menunggu panggilan Alex lagi”, kata dokter itu.




















