Waktu terus berlalu untuk enjoy di iringi acara melantai dengan DJ dari kota kembang yang kebetulan masih saudaranya Ricky, sungguh merasa tersanjung saat Ricky datang padaku mengajaku turun ke lantai dansa, saat itu dia membisikan sesuatu, “Kamu mau nggak nemenin aku tidur ama Adjie?” justru itu yang aku harapkan tentu saja jawabanku “yes, yes, yes”.Acara ultah berlangsung hingga jam 21 malam kemudian kami ngobrol ke sana ke mari sambil beres beres ruangan. Bokep crot Ferry menuntun rudalku menembus lubang kenikmatannya setelah melumurinya dengan pelumas, perlahan punyaku masuk menembus lubang Ferry sampai semuanya terbenam dan terhisap olehnya, owh.. Setelah semua urusan di bank selesai aku menuju salon rambut untuk di potong berhubung rambutku sudah agak gondrong lagi pula enak kali di creambath dan di massage setelah cape bertempur dengan Ferry tadi.Pandanganku tertuju pada suatu sosok yang baru kali ini kulihat, ah ternyata karyawan baru di sana dengan potongan rambut pendek, berkulit putih, bodinya




















