Interview berjalan lancar dan aku segera dapat melakukan PKL-ku hari itu juga. Bokep tobrut Dia terus mempermainkan payudaraku sambil ia merayuku bahwa aku akan tetap menjadi sekretaris tetapnya dan apa yang dikukannya adalah untuk melancarkan tugasku selanjutnya. Interview berjalan lancar dan aku segera dapat melakukan PKL-ku hari itu juga. Tiba-tiba Pak NS bicara, “Sas, bapak yang akan ukur kamu!”.Aku mempersilakannya. Pertama ia mengukur lebar pundakku, lalu ia beralih mengukur pinggangku, kemudian ia mengukur panjang rokku dengan mngukur pahaku, setelah itu selesai. Pembimbingku di tempat aku PKL bernama Bapak NS. Waktu itu aku diterima untuk PKL di sebuah instansi milik Pemerintah. Jawabanya sunggguh membuat aku bahagia sekali yaitu aku dijadikannya pegawai tetap.Pukul 15.00, sekaranglah waktunya pikirku. Aku tetap diam saja ragu.Pak NS mendekatiku dan melucuti pakaianku satu persatu hingga aku tinggal memakai celana dalam pink transparan dan Bra jenis bikini mini yang berwarna sama dengan warna celana dalamku. “Berapa ukuran Payudaramu Sas?”, tanyanya




















